fbpx
Home Nasional Walikota Jayapura: Saya Adalah Bintang Muhammadiyah yang Bersinar dari Tanah Papua

Walikota Jayapura: Saya Adalah Bintang Muhammadiyah yang Bersinar dari Tanah Papua

Walikota Jayapura
Walikota Jayapura

Gerak Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya di Indonesia bagian Timur semakin mendapatkan pengakuan. Walikota Jayapura Benhur Tomy Mano adalah salah satu alumni sekolah Muhammadiyah yang sukses di tanah Papua.

Seperti halnya dikatakan Benhur Tomy Mano atau yang akrab disapa BTM yang merupakan Walikota Jayapura bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di tanah Papua sangat membantu anak-anak Papua dalam mengejar cita-citanya.

“Muhammadiyah sangat besar membantu pendidikan di tanah Papua, dan bukan saja menerima yang muslim saja, namun juga yang beragama non muslim,” ungkap BTM pada Senin (18/12) dalam acara silaturahim dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

BTM dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa Ia merupakan alumni SMP Muhammadiyah YAPPIS Abepura. Selain itu, BTM juga mengatakan bahwa Bupati Jayapura saat ini, juga merupakan alumni sekolah Muhammadiyah.

“Saya dulu adalah ketua kelas selama sekolah, dan pada masa itu ketua kelas harus fasih berbahasa arab, berkat itu meskipun saya seorang non muslim namun saya mampu berbahasa arab,” kenang BTM.

Pilihan Editor: Benhur Tomy Mano: “Berkat Muhammadiyah Saya Bisa Menjadi Walikota Jayapura”

Rasa bangga BTM terhadap Muhammadiyah sangat luar biasa, sehingga dalam berbagai kesempatan Ia selalu mengatakan bahwa Ia merupakan alumni sekolah Muhammadiyah.

“Saya adalah bintang Muhammadiyah yang besinar di kota Jayapura,” ucap BTM.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Partino mengatakan bahwa BTM merupakan satu dari sekian banyak alumni sekolah Muhammadiyah di tanah Papua yang telah meraih kesuksesan.

“Meskipun beragama Kristen Protestan, sosok BTM cukup dekat dengan Muhammadiyah,” ucap Partino ketika dihubungi pada Selasa (19/12).

Partino juga mengatakan bahwa BTM kerap dalam berbagai acara mengungkapkan dengan bangga bahwa Ia merupakan alumni SMP Muhammadiyah.

“Inilah salah satu bukti bahwa pendidikan Muhammadiyah dapat diterima dimanapun, oleh siapapun tanpa membedakan suku, agama, ras maupun golongan,” pungkas Partino.

Artikel Pilihan:
Umat Nasrani Papua & NTT : Berkat Muhammadiyah Kami Bisa Sekolah
Mengapa Muhammadiyah Sangat Diterima di Papua?
Tahukah Kamu 92 % Murid di SMK Muhammadiyah Serui Beragama Nasrani
Mahasiswa Muhammadiyah Berjumlah 600.000 Mahasiswa atau 10% dari Total se-Indonesia