Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah & Wajib Penerima Zakat

16
Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah

Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan – Zakat fitrah merupakan rukun Islam yang ketiga. Wajib bagi setiap muslim yang sudah mampu menunaikan untuk membayar zakat.

Adapun waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah adalah sejak dimulainya bulan Ramadhan hingga sebelum berlangsungnya shalat Idul Fitri.

Adapun zakat yang dikeluarkan selain waktu yang disebutkan diatas hanya dianggap sebagai shodaqoh biasa. Karena itu apabila telat membayar Zakat Fitrah setelah shalat idul fitri, maka belum menggugurkan kewajiban seseorang mengeluarkan zakat fitrah.

Jumhur ulama telah membagi waktu mengelarkan zakat fitrah dalam 5 waktu, antara lain:

1. Waktu jawaz yaitu merupakan waktu boleh dilaksanakannya.

Artinya waktu yang diperbolehkan untuk membayar zakat fitrah sejak dimulainya bulan Ramadlan

2. Waktu wajib yakni waktu harus dikeluarkannya zakat fitrah bagi siapa saja yang belum mengeluarkan.

Adapun waktunya saat matahari sudah terbenam di hari terakhir bulan Ramadlan.

3. Waktu afdhal atau waktu yang utama melaksanakan.

Waktu ini adalah sesaat sebelum pelaksanaan shalat hari raya idul fitri.

4. Waktu makruh, yakni waktu setelah dilaksanakannya sholat hari raya idul fitri.

5. Waktu haram yakni waktu sehari setelah berlangsungnya shalat hari raya Idul Fitri.

Orang / Wajib yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

Adapun orang yang wajib menerima zakat fitrah telah dijelaskan dengan gamblang pada Al-Quran surat at-Taubah ayat 60:

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Surat at-Taubah ayat 60)

Berdasarkan surat At-Taubah: 60, maka orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah diantara lain :

1. Orang fakir

2. Orang miskin

3. Pengurus zakat atau amil

4. Mualaf

5. Budak (hamba sahaya)

6. Orang yang tengah terlilit hutang

7. Orang yang sedang berjuang di jalan Allah

8. Orang yang tengah melakukan perjalanan jauh (musafir), dimana perjalanannya ini bukanlah perjalanan maksiat

Zakat fitrah dapat disalurkan melalui lembaga amil zakat terpercaya di kota Anda atau melalui masjid yang menyelenggarakan penyaluran zakat fitrah.

(Baca Juga: Cara Hitung Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan)

Semoga artikel Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah & Wajib Penerima Zakat ini dapat bermanfaat. Semoga menambah wawasan dan pemahaman pembaca seputar zakat fitrah.