fbpx
Home Sahabat Rasul Ali bin Abi Thalib, Sepupu Rasulullah yang Dijamin Masuk Surga

Ali bin Abi Thalib, Sepupu Rasulullah yang Dijamin Masuk Surga

29
Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu (RA) adalah sahabat dan sepupu sekaligus menantu Rasulullah. Beliau juga memiliki julukan Abul Hasan dan Abu Turab.

Ali lahir pada tanggal 13 Rajab 23 tahun sebelum Hijriah (sekitar 599 Masehi). Sepupu Rasulullah ini kemudian wafat 21 Ramadan 40 Hijriah (661 Masehi).

Beliau termasuk salah seorang pemeluk Islam pertama (assabiqun awwalun). Ali bin Abi Thalib kemudian menjabat khalifah setelah wafatnya Abu Bakar As-Siddiq, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan.

Ia memerintah pada tahun 656 sampai 661 Masehi. Beliau menikahi putri kesayangan Nabi, Fathimah Azzahra.

Disebutkan dalam Kitab Al-Bidayah Wan Nihayah karya Ibnu Katsir. Ia memaparkan nasab Sayyidina Ali.

Nama lengkap Beliau adalah Ali bin Abi Thalib bin Abdul Mutthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhar bin Kinanah.

Ibunya Fathimah binti Asad bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay memiliki gelar wanita Bani Hasyim pertama yang melahirkan seorang putera Bani Hasyim.

Ali bin Abi Thalib memiliki beberapa saudara laki-laki yaitu, Thalib, Aqiel dan Ja’far. Mereka semua lebih tua dari beliau, masing-masing berjarak sepuluh tahun. Beliau juga memiliki dua saudara perempuan; Ummu Hani’ dan Jumanah.

Keduanya merupakan puteri Fathimah binti Asad. Mereka ikut memeluk Islam dan turut berhijrah ke Madinah. Ayah beliau memiliki nama Abu Thalib, paman kandung yang sangat menyayangi Rasulullah SAW. Abu Thalib memiliki nasa asli nama sebenarnya Abdi Manaf.

Sifat fisik Ali

Ali dikenal memiliki tubuh yang kekar dan lebar. Badannya padat berisi dengan postur tubuh yang tidak tinggi, dan tidak pula pendek.

Kulitnya sawo matang, memiliki jenggot tebal berwarna putih seperti kapas, sorot matanya tajam menusuk, murah senyum, tampan, dan memiliki gigi yang rapi, dan bila beliau berjalan sangat cepat.

(Baca Juga: Kisah Heroik Abu Bakar Saat Menemani Rasulullah Hijrah)

Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib merupakan satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga tanpa hisab oleh Rasulullah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, az-Zubair di surga, Sa’ad (bin Abi Waqqash) di surga, Sa’id (bin Zaid) di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Abu Ubaidah bin al-Jarrah di surga.” (HR. at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh Albani).

Ali pun dicintai Allah dan Rasul-Nya. Pernah dikisahkan saat Perang Khaibar, Rasulullah SAW hendak memberikan bendera komando perang kepada seseorang.

Dari Sahl bin Sa’adi, Rasulullah bersabda, “Demi Allah, aku akan menyerahkan bendera ini esok hari kepada orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya dan dia pun dicintai Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah memberikan kemenangan kepada kita melalui dirinya.” Maka semalam suntuk para sahabat membicarakan siapakah di antara mereka yang akan menerima bendera tersebut.

Esok harinya, para sahabat pun mendatangi Rasulullah, lalu beliau bersabda, “Dimanakah Ali bin Abi Thalib?” Mereka menjawab, “Kedua matanya sedang sakit.” Rasulullah lalu memerintahkan, “Panggil dan bawa dia kemari.” Dibawalah Ali ke hadapan Rasulullah, lalu Rasulullah pun meludahi kedua matanya yang sakit seraya mendoakan untuknya. Seketika mata Ali sembuh total seolah-olah tidak tertimpa sakit sebelumnya.

Kemudian Rasulullah menyerahkan bendera perang kepadanya. Lalu Ali berkata, “Wahai Rasulullah, aku akan memerangi mereka sampai mereka menjadi seperti kita.” Rasululah bersabda, “Majulah dengan tenang, sampai engkau tiba di tempat mereka. Kemudian serulah mereka kepada Islam dan sampaikan kepada mereka hak-hak Allah yang wajib mereka tunaikan. Demi Allah, sekiranya Allah memberi petunjuk kepada seseorang melalui dirimu, sungguh itu lebih berharga bagimu daripada memiliki onta-onta merah.” (HR Muslim)

(Baca Juga: Keutamaan Ali bin Abi Thalib yang Patut Kita Ketahui)

Kedudukan Istimewa Ali di Sisi Rasulullah

Ibrahim bin Saad bin Abi Waqqash meriwayatkan dari ayahnya, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda kepada Ali bin Abi Thalib, “Apakah engkau tidak ridho kedudukanmu di sisiku layaknya kedudukan Harun di sisi Musa.” (HR Bukhari & Muslim).

Rasulullah menyampaikan pesan itu kepada Ali saat beliau tidak mengajak Ali dalam Perang Tabuk. Rasulullah memerintahkan Ali untuk menjadi wakil beliau di Kota Madinah. Ali diperintahkan untuk menjaga kota Madinah selama Rasulullah berperang. Ali yang hanya tinggal bersama wanita, anak-anak, dan orang tua udzur yang tidak dapat berperang dihibur oleh Rasulullah dengan sabda beliau di atas.

Selain itu, Sayyidina Ali adalah ayah dari para pemimpin pemuda di surga yakni Hasan dan Husein (cucu kesayangan Rasulullah).

Rasulullah pernah bersabda: “Al-Hasan dan Al-Husain adalah pemimpin pemuda ahli Surga.” (HR At-Tirmidzi)

Baca Juga: 50 Kata Mutiara Islam Terbaik Ali Bin Abi Thalib